Rabu, 06 Februari 2013

Benarkah baterai hp bisa meledak?

Baru saja, ada seorang bocah di Tabanan, Bali, tewas gara-gara baterai HP yang dia mainkan meledak. Kira-kira kenapa baterai bisa meledak?

Perangkat elektronik, seperti ponsel, saat ini kebanyakan sudah menggunakan baterai bertipe Li-ion. Baterai tipe ini dipilih bukannya tanpa alasan.

Ada banyak kelebihan dari baterai Li-ion ini, salah satunya adalah strukturnya yang lebih ramping dan bobotnya yang lebih ringan jika dibandingkan dengan baterai tipe lain. Selain itu, baterai Li-ion juga bisa diisi ulang dengan cepat dan ketahanan penyimpanan dayanya juga yang terbaik di antara baterai-baterai lain.

Namun, baterai ini juga memiliki beberapa kelemahan yang mungkin saja bisa membahayakan para penggunanya. Baterai ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Apalagi, jika baterai Li-ion ini ditaruh pada tempat dengan suhu tinggi, maka kemungkinan ledakan bisa saja terjadi.

Contoh kasus terbakarnya baterai ini seperti yang terjadi pada Putu Fernanda, seorang bocah dari Tabanan, Bali. Karena membakar sebuah baterai HP yang ditemukannya, nyawa Putu tidak terselamatkan akibat terkena letusan dari baterai tersebut.

Baterai Li-ion sendiri terdiri dari sebuah sel lithium-ion yang berbentuk tabung, prisma, maupun kotak. Baterai ini juga dilengkapi dengan sebuah sensor untuk mendeteksi suhunya. Selain itu, baterai yang diciptakan oleh M. S. Whittingham ini juga memiliki berbagai perangkat elektronik yang bertujuan untuk mengatur dan memonitor kinerjanya.

Sumber:Howstuffworks.com, Thermoanalytics.com, dan Batteryuniversity.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar